Capres usungan Partai Koalisi Merah Putih, Prabowo Subianto mengikuti sahur bersama di GOR Satria, Purwokerto, Jawa Tengah, Rabu dini hari (2/7). Saat tiba di GOR sekitar pukul 03.20 WIB, para pendukung Prabowo yang telah menanti langsung menyambut Prabowo dengan gemuruh shalawat Nabi.
Saat santap sahur bersama para pendukung, nampak Prabowo didampingi tokoh agama Banyumas, Habib A. Assegaf asal Kedung Banteng, lalu ada Ketua Tim Pemenangan Prabowo-Hatta Jawa Tengah Wisnu Suhandono, kemudian Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso, anggota DPR Gerindra Sadar Subagyo, dan eks Presiden PKS Hidayat Nur Wahid.Di sela-sela sahur, tim musik tradisional angklung Banyumasan ikut menghibur mengantarkan suasana sahur.
Sekitar 45 menit setelah sahur, Prabowo mendengar laporan sekelompok orang yang tengah melakukan kecurangan kampanye dengan aksi mereka yang menyobek dan mencopot spanduk dirinya. Namun luar biasanya, ia malah meminta kepada pendukungnya untuk tidak membalas perbuatan orang-orang tersebut.
"Tinggal 1 minggu kurang 8 hari, kita mengerti ada rencana yang tidak baik. Banyak gambar disobek dan diturunkan, jangan kita balas. Becik setitik ala ketara (kesalahan sedikit akan kelihatan). Tapi Allah akan menunjukkan mana yang benar dan mana yang salah," ujar Prabowo saat memberikan sambutan di hadapan ribuan pencinta setia yang hadir di pelataran GOR Satria.
Prabowo juga mengatakan bahwa ada kekuatan yang ingin menumbuhkan komunisme di negara ini. Karenanya mantan Pangkostrad itu mengimbau, meski ada kekuatan tertentu yang merobek-robek kekuatan yang telah dibentuk untuk tidak membalasnya.
"Kalau mereka merobek-robek kita, jangan kita balas. Kita percaya rakyat Indonesia tidak bisa dibohongi sekarang. Meski mereka tidak ingin Indonesia terhormat, tidak ingin berwibawa," ujar pria yang dikenal sangat santun terhadap saudara sebangsa dan tegas terhadap musuh negara itu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar