Dapatkan income Tambahan Join disini

Sabtu, 12 April 2014

PKS PARTAI PLURALIS BUKAN PARTAI ISLAM

Untuk menang dalam pemilihan umum 2014 nanti, berbagai cara dilakukan partai politik. Merangkul semua golongan, merangkul banyak kalangan. Meski dikenal sebagai parpol bernafas Islam, Partai Keadilan Sejahtera ingin menunjukkan bahwa partai itu terbuka untuk semua golongan, terbuka juga bagi sesama warga Indonesia non-muslim.

Keterbukaan PKS itu terlihat dalam kampanye raksasa mereka yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno di Jakarta, hari ini, Minggu 16 Maret 2014. Paduan suara gereja tampil di kampanye itu.

"Seperti Anda lihat tadi, mars PKS nyanyikan oleh paduan suara Gereja dari Ende, Nusa Tenggara Timur yang berkolaborasi dengan tim PKS dari berbagai daerah," kata Presiden PKS, Anis Mata.

Anis menuturkan PKS yang mengusung tagline kampanye 'Kobarkan Semangat Indonesia' ingin memperlihatkan semangat kebersamaan, solidaritas dan semangat cinta kasih.

Dia menambahkan, PKS mencari nilai utama apa yang bisa membuat bangsa ini menjadi kuat. "Kami tidak membawa kata sifat untuk kata Indonesia, seperti partai lain. Tapi kami mengambil nilai intinya," ujar Anis.

Sedikitnya ada 150 ribu simpatisan dan kader dari Jakarta berkumpul di GBK. Mereka kebanyakan datang menggunakan bus. Beberapa petinggi PKS juga hadir sebagai juru kampanye, salah satunya Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan.
Aher begitu dia disapa sengaja datang ke acara menggunakan sepeda motor. Orang nomor satu di Jabar itu takut terjebak macet.

ketua DPP PKS bidang Humas, Mardani Ali Sera. Namun Mardani menampik adanya lagu-lagu rohani gereja yang dinyanyikan. “PKS mengundang paduan suara sebuah gereja di Flores NTT untuk menyayikan Indonesia raya dan Mars PKS. Tidak ada lagu rohani kristen yg dinyanyikan.” kata Mardani Saat ditanyakan kenapa PKS memakai paduan gereja, Mardani beralasan  PKS ingin menunjuklan bahwa Indonesia itu satu.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar