Ahmad Zaky, staf pribadi mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq menyebut Ahmad Fathanah sering menikam bosnya dari belakang.
Namun, hal tersebut tak menghalangi Lutfhi Hasan 'setia' menjalin kekerabatan dengan Fathanah.
Apa alasannya? Saat bersaksi untuk terdakwa kasus dugaan suap impor
daging sapi Arya Abdi Effendi dan Juard Effendy di Pengadilan Tipikor,
Jakarta, Rabu (29/5/2013), Ahmad Zaky mengungkapkan bahwa Lutfhi Hasan
tetap mempertahankan karena demi kepentingan bisnis.
"Saya diawal sudah ingatkan pak Luthfi dan Pak Luthfi bilang saya,
Ahmad Fatanah untuk buat bisnis, urusannya sama saya," kata Zaky.
Pada kesaksiannya, Zaky kemudian membeberkan 'borok' Fathanah.
Menurut Zaky, Fathanah juga pernah memalsukan tanda tangan Luthfi dalam
kerjasama bidang telekomunikasi. Ulah Fathanah itu, ungkap Zaky, bahkan
menimbulkan kerugian negara yang cukup besar.
"Beliau memalsukan tandatangan Luthfi sehingga terdapat kerugian di atas Rp 3 miliar," ujarnya.
Zaky bahkan mengungkapkan jika Fathanah pernah dipenjara pada tahun
2004 lantaran perbuatannya. Namun, Fathanah kemudian muncul kembali.
"Saya enggak ngerti kenapa dia muncul," ujarnya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar